Hari ini saya mengobrol dengan seorang wanita yang emang sudah saya incar...he3x
Ingin sekali waktu itu bertanya pada Plato atau Kahlil Gibran untuk menemukan jawaban dari sebuah Filosofi Cinta atau
Tapi saat malam yang semakin larut pun aku mulai berpikir dan mencoba untuk mendefinisikan Filosofi Cinta itu menurutku (maaf kalo obyektif!) dengan mengibaratkan jika sebuah air mendidih dituangkan ke dalam kopi tanpa gula pastilah rasanya akan pahit, akan tetapi bagaimana kalo ditambah dengan tiga sendok gula plus ditemani dengan Bakpia, Kripik Singkong, Kacang Shanghai ditambah dengan rokok Gudang Garam Internasional... pastilah akan terjadi percampuran rasa maha dahsyat yang menggabungkan kolaborasi harum, segar, dan nikmat tapi kadang juga menyesakkan plus pahit tapi sekaligus mengandung unsur manis... he3x (emang susah diungkapkan!)
Rasa itulah yang aku ungkapkan pada wanita ini dengan fasilitas SMS Gratis dari IM3 tentang Filosofi Cinta yang ditanyakan padaku dan di menjawab dengan senyuman bahagia. Yach cinta itu semakin kita cari dan kejar, maka semakin tidak kita temukan karena Cinta adanya di dalam hati dan akan muncul ketika kita dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih. Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan... tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur. maka...
Terimalah Cinta Apa Adanya
No comments:
Post a Comment